Home Visi-Misi

Visi-Misi

Visi utama pondok pesantren Amanatul Ummah

Terwujudnya manusia yang unggul, utuh, dan berakhlaqul karimah untuk kemuliaan dan kejayaan Islam dan kaum muslimin, kemuliaan dan kejayaan Islam seluruh bangsa Indonesia dan untuk keberhasilan cita-cita kemerdekaan yaitu terwujudnya kesejahteraan dan tegaknya keadilan bagi seluruh Bangsa Indonesia tanpa terkecuali.

Kiai Asep juga selalu memberikan para santri nasihat yakni 7 kunci kesuksesan yang tak pernah lelah Kiai Asep untuk mengumumkannya setiap ada waktu dan pengajian bersama para santri. 7 kunci kesuksesan itu adalah:

الجد و المو اظبت

مداومت الوضوء

تق ءاليل ال

صالة اليل

قراءة القران نظرا

المعاصيترك

ان ال ياكل طعام السوق

Arti dari kalimat di atas adalah Berkesungguhan dan ajek dalam berkesungguhan, selalu menjaga wudhu’, tidak makan berlebihan, sholat malam, sering membaca Al-quran, meninggalkan maksiat dan tidak jajan sembarangan. Maksud dari kata-kata di atas adalah yang pertama dalam melakukan sesuatu kita harus istiqomah dan bersungguh-sungguh, yang kedua selalu miliki wudhu’ sebelum melakukan kegiatan apapun, yang ketiga janganlah berlebihan dalam makan dan sebaiknya berhentilah makan sebelum kenyang, yang keempat selalu lakukan sholat di malam hari karena doa yang mustajabah adalah pada sepertiga malam, yang kelima sering-seringlah membaca Al-quran karena semua solusi dari masalah kita ada dalam Alquran, yang keenam tinggalkanlah yang jauh-jauh maksiat karena itu dapat merusak Islam dan yang terakhir janganlah beli makanan di sembarang tempat karena kita tidak tahu makanan itu dalam keadaan suci ataupun najis. Dalam pondok pesantren Amanatul Ummah terdapat Komitmen santri yang di peruntukkan kepada para santriwan dan santriwati agar senantiasa melaksanakan dan mengamalkannya. Karena ini adalah komitmen yang harus diingat oleh para santriwan dan santriwati. Baik di dalam pondok pesantren maupun telah lulus dari pondok pesantren. Di antaranya adalah Beriman, Bertaqwa, Berilmu, Berdisiplin, Bertanggung jawab, Bersih, Sopan, Ramah, Rapi.